Manfaat Menggunakan Akun Demo sebelum Trading Forex

akun demo forexDalam sesi belajar trading forex gratis kali ini, akan membahas manfaat penggunaan akun demo. Pembahasan ini dilakukan, mengingat pentingnya peranan akun demo yang belum banyak diketahui orang-orang yang ingin memulai melakukan trading forex.  Karena ketidaktahuaannya, banyak trader pemula yang langsung menggunakan akun real tanpa melatih kemampuan tradingnya di akun demo. Akibatnya, trader akan menjalani transaksi dengan kikuk sehingga menuai kekalahan (prediksi meleset). Untuk itu, akan dijabarkan beberapa manfaat menggunakan akun demo di bawah ini:

Memilih broker yang tepat

Maraknya penipuan berkedok broker forex akhir-akhir ini, membuat trader pemula harus meningkatkan kewaspadaan. Dengan menggunakan akun demo, calon trader dapat menilai sistem trading yang diterapkan. Bila merasa tidak cocok dengan sistemnya, trader dapat mundur tanpa harus menderita kerugian apapun. Oleh karena itu, penggunaan akun demo dapat dijadikan indikator dalam memilih broker terbaik. Broker terbaik juga bisa dilihat dari terdaftarnya broker tsb di BAPPEBTI, sebuah lembaga yang mengawasi perdagangan berjangka termasuk forex di Indonesia.

Mengasah insting dalam trading

Pada dasarnya, manusia memiliki kekuatan insting tersendiri. Namun, ketajamannya harus terus diasah. Apalagi, insting merupakan faktor terpenting dalam trading guna melakukan prediksi yang pergerakan trend forex dengan akurat. Wadah yang tepat untuk mengasah insting para trader ialah akun demo. Dengan menggunakan akun demo, para trader dapat melakukan uji coba untuk melakukan BUY atau SELL pada trend forex tertentu dan melihat hasilnya tanpa harus kehilangan sepeser pun uang. Latihan intens yang dilakukan di akun demo, akan melatih kemampuan trader dalam memprediksi harga mata uang.


Mempelajari trend forex

trend forexAda 3 jenis trend dalam trading forex, yaitu bullish, bearish, dan sideaway. Ketiga trend tersebut datang tanpa terduga-duga sehingga memerlukan keahlian dalam mengidentifikasinya. Dengan menggunakan akun demo, trader dapat mempelajari tanda-tanda kemunculan trend tersebut melalui analisa teknikal yang dilakukan. Sebagai trader pemula, melawan arus trend merupakan tindakan berbahaya yang dapat menyebabkan kerugian dalam jumlah besar. Untuk itu, manfaatkan akun demo sebaik mungkin guna mempelajari aspek-aspek penting di dalam perdagangan mata uang ini lebih dalam.

Mencoba strategi baru

Meskipun telah melakukan latihan di akun demo, saat memulai menggunakan akun real bukan berarti trader tidak akan menemui kegagalan. Oleh karena itu, trader perlu menerapkan strategi untuk mengantisipasi kegagalannya akan menimbulkan kerugian yang besar. Ada banyak strategi yang bisa digunakan, salah satunya strategi averaging. Saat sedang mencoba menerapkan strategi baru, sebaiknya menggunakan akun demo guna melatih ketangkasannya terlebih dahulu. Jika telah mahir dalam menerapkannya, trader bisa mengaplikasinya di akun real miliknya.

Satu hal yang tidak boleh terlupakan, melakukan latihan trading di akun demo secara tidak langsung dapat membentuk psikologis trading seorang trader. Dengan memiliki psikologis trading, trader dapat mengendalikan emosi, mencegah stress, dan mendisiplinkan dirinya selama melakukan trading.  Melihat begitu banyak manfaat yang diberikan akun demo, tentu tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakannya dalam upaya memulai dan menjalani trading forex. Semoga artikel ini menginspirasi pembaca yang berminat terjun dalam perdagangan valas ini.

Currency Pair: “Si Pedang Bermata Dua” dalam Trading Forex

Currency Pair Forex

Foreign exchange atau lebih dikenal dengan forex saat ini telah menjadi salah satu bentuk bisnis sekaligus investasi yang semakin ramai peminatnya. Mulai dari yang belum punya pekerjaan sampai dengan yang sudah punya penghasilan tetap, mencoba peruntungan dengan trading forex. Bagaimana dengan kamu? Sah-sah saja menginvestasikan dana yang dimiliki untuk trading forex mengingat return yang bakal diperoleh cukup menjanjikan.

Untuk dapat melakukan trading forex, memilih pasangan mata uang atau currency pair menjadi tindakan penting serta pertama yang harus dilakukan selain harus memilih top broker forex untuk membuat akun sekaligus mendownload platform yang digunakan untuk trading. Ketelitian dan pertimbangan yang matang sangat diperlukan dalam memilih pasangan mata uang. Sebab, pasangan mata uang digadang-gadang sebagai “si pedang bermata dua”. Maksudnya?

Ungkapan “si pedang bermata dua” memang sangat tepat disematkan pada pasangan mata uang dalam forex. Hal ini tidak lain karena trader forex dapat menerima 2 efek atau imbal balik dalam trading. Jelas, efek yang didapat bisa ke arah yang positif dan bisa juga ke arah yang negatif. Apapun efek yang diterima trader, pada dasarnya berawal dari tindakannya sendiri dalam memilih pasangan mata uang sebelum trading forex.

Pasangan mata uang memberikan efek ke arah positif atau sangat menguntungkan manakala dipilih sesuai dengan tipe trader sendiri. Kalau trader full time memilih pasangan mata uang yang bersifat agresif seperti GBP/USD, GBP/JPY, dsb tidak masalah. Trader yang bersangkutan pasti bisa memantau pergerakan trend pasar forex dengan maksimal. Kalau sudah demikian, kehilangan kesempatan berharga dan justru mendapat kerugian bisa diminimalisir.

Trader forex juga bisa mendapatkan efek positif dari pasangan mata uang kalau memilihnya sesuai dengan kemampuannya. Merasa sudah mahir, tidak masalah kalau memilih pasangan mata uang yang bergerak sangat cepat. Meski pasangan mata uang agresif sangat menguntungkan, tapi ada resiko besar yang harus diterima. Trader mahir tentu saja bisa mengatasi kondisi ini dengan baik berlandaskan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya.

Namun, kesalahan trader dalam memilih pasangan mata uang bisa berujung pada efek yang mengarah negatif atau dengan kata lain bisa mendapatkan kerugian yang bahkan tidak bisa diminimalisir jumlahnya. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, trader memilih pasangan mata uang yang agresif padahal kemampuannya pemula. Minimnya pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki justru membuatnya kewalahan menghadapi pergerakan mata uang tersebut.

Kerugian dalam Forex

Bisa juga memilih pasangan mata uang yang bergerak tidak stabil, padahal akan menjalankan trading paruh waktu. Pasangan mata uang agresif yang dipilih sejatinya harus diiringi maksimalnya menyediakan waktu untuk melakukan analisa trend pasar forex. Nah, kalau hanya punya paruh waktu, pergerakan pasangan mata uang sangat sangat cepat ke atas dan ke bawah akan sangat beresiko bagi trader.

Maka dari itu, trader harus sangat berhati-hati saat memilih pasangan mata uang. Satu FAQ yang patut dijawab sebelum memilih currency pair: Tipe trader seperti apa? Kalau full time, tidak masalah pilih currency pair agresif, GBP/USD salah satunya. Kalau part time, seaiknya pilih yang pelan atau stabil saja, AUD/USD salah satunya. Tak lupa sesuaikan pula dengan pengetahuan dan pengalaman dalam trading forex.